'Jodoh kita ada di tangan Tuhan'
(pasti pernah denger dong ungkapan kaya gini)
Yaaa, emang jodoh semua orang (khususnya lawan jenis) emang ada di tangan Tuhan.
Tapi klo ga berusaha kita ambil ya bakalan tetep di tangan Tuhan lho Guys ^^
Mau tau ga cara ngambilnya ??
Nih gw bocorin dikit yaaa....
... Step 1
Doa dan minta sama yang megang jodoh kita, yupz jawabannya pasti Tuhan.
Mau minta ke siapa lagi coba ???
Dukun ???
Orang pinter ???
Maen peleettt ???
Udah bukan jamannya, minta aja langsung lewat doa-doa kita, insya Allah di jawab (read: penulis seorang muslim).
T : Ga percaya aahhh ...
J : Emang udah pernah minta sebelumnya ???
T : Udah, tapi ga pernah dikabulin...
J : Olret kemungkinannya adalah :
1. Udah ada, tinggal dikasih tapi klo udah di kasih ntar lupa sama yg ngasih, makanya agak diulur2 dikit,
biar suara merdu kita saat berdoa selalu bisa didengar sama Tuhan
2. Udah ada, tinggal dipertemukan tapi mungkin menunggu saat yang tepat
3. Udah dapet tp diambil lagi, positive thingking aja, khan mau di ganti sama yg lebih baik lagi (Aamiin ..)
So,,,jangan kebanyakan tanya dan ragu-ragu yaa, langsung aja step ke 2..
... Step 2
Action,,,yupz harus ada tindakannya lah...
Masa mau minta sesuatu cuma pake niat doang sey, emang ada apa orang dapet gaji tanpa kerja... Ga mungkiiinnn lah, seandainya pun ada sebelum2nya dy pasti banting tulang dlu, ya khan ???
Ibadahnya diperajin, biar bisa sering curhat dan minta ke Tuhan.
Hatinya mulai sedikit di buka jangan di gembok mulu, apalagi yg baru sempet patah hati #upz
Cari aktifitas dan kegiatan yg bermanfaat dan ketemu orang-orang baru, jangan di rumah aja woooyyy...
Perbanyak amal biar makin lancar dan makin banyak juga yang ikut mendo'akan.
... Step 3
Nah ini nih yg terakhir tp bukan berarti lgsg nyerah yaaa ...
Ikhtiar, ikhlas dan sabar semua harus sepaket di step yg ini...
Dan insya Allah klo udah ngejalanin semua step di atas cepet dateng deh jodohnya..
Klo blom dateng juga tetep harus positif thingking yaaa, karena Tuhan ga pernah tidur.
Dia slalu mendengar apa yg di pintakan hamba2 Nya dan slalu melihat seberapa keras kita berusaha.
Ganbatte Guys...
Smoga segera dipertemukan dengan Jodohnya yaa...
With Love,,,
Naun
Sabtu, 12 Oktober 2013
Rabu, 30 Januari 2013
*Itu Wanita*
Apa kau tahu hai pria.
Di saat kau berada jauh darinya, saat itu pula
perasaanya menjadi campur aduk, entah antara khawatir, cemas, curiga, rindu
semua jadi satu di
dalamnya.
Dan itu amat terasa menyesakkan
baginya.
Dan di lain pihak dia juga harus
bisa menutup rapat semua masalah yang ada di sekelilingnya darimu, agar kamu
merasa damai dan tak khawatir atasnya.
Namun di saat dia sudah tak
mampu lagi menahan semua bebannya, hanya satu yang dia inginkan, yaitu
mendengar suaramu agar tentram hatinya.
Tapi semuanya sering salah arti,
karena apa yang dimaksudkan tak pernah tersampaikan, tertahan oleh jarak dan
waktu.
Hingga akhirnya sering
menyisakan sebuah tanda tanya besar diantaranya.
Apa kau tahu hai pria.
Di saat kau jauh darinya, apa
kau pernah berpikir akan takut kehilangan dirinya.
Karena saat kau merasakan hal
itu, sesungguhnya dia jauh lebih takut untuk kehilangan seseorang lagi dalam
hidupnya.
Dan itu kamu.
Karena sebelumnya hatinya yang
kau kira sangat kuat itu ternyata pernah jatuh hancur berkeping-keping, tak
berbentuk, berantakan.
Dan dengan susah payah dalam
waktu yang tak sebentar baginya, dia telah berusaha untuk menatanya kembali
dengan sangat hati-hati agar terlihat seperti sebelumnya.
Apa kau tahu hai pria.
Di saat dia menangis tanpa
sebuah alasan.
Di saat itulah dia berusaha
melepaskan semua bebannya tanpa ingin berkata-kata dan menjelaskan karena dia
tak mau kamu khawatir atasnya.
Maka di saat yang bersamaan pula
kamu mempertanyakan semuanya dan dia hanya dapat terdiam.
Namun yang dia ingin sebenarnya
bukan bertubi-tubi pertanyaan, tapi kamu, kehadiranmu.
Lalu apa kamu mau mengerti atas
semuanya ?
Di kala dia sedang belajar untuk
mengerti atasmu.
Karena sungguh itu terasa sulit
bila dia hanya berdiri sendiri saja, tanpamu.
Karena dia itu … wanita … hanya
seorang wanita.
Rabu, 21 Maret 2012
Untuk Seorang Pria

Dear pria ....
aq wanita yg entah sejak kapan mulai menyukaimu, bukan dr kelebihanmu bukan pula dr parasmu . dan asal kau tahu, aq bukanlah seorang yg mudah untuk menyukai . namun seketika takdir mempertemukanku denganmu, rasa ini tiba-tiba menyusup masuk melalui celah yg ternyata tak tertutup .
sungguh kau itu baik bagi mereka yg mengenalmu tp terlalu jahat bagiku, karena aq slalu berada disisimu dan kau .........
pernah ku meninggalkanmu seketika di saat ku mulai jenuh denganmu, pergi bersama yg lain, namun bukan itu maksudku . aq hanya ingin kau tahu bagaimana rasanya ditinggalkan, karena biasanya kita akan menghargai disaat kita kehilangan .
namun aq salah, kamu ga pernah ngerti, kamu malah membalasku dg pergi menjauh bersama yg lain dihadapanku . dan sempat pula kamu menyangsikan rasa kepercayaanmu terhadapku . apa aq orang yg tampak seperti itu dihadapanmu . sungguh apa kau tahu ingin rasanya menetesken air mata ketika itu, namun ga penting .... ternyata kamu bukan pria baik yg ku cari . dulunya hanya karena aq sedikit tahu tentangmu dan pernah melihatmu meneteskan air mata dihadapanku, aq bepikir kamu berbeda . saat itu aq berhenti, ya berhenti untuk semua yg menyangkut tentang hati, untukmu ataupun untuknya yg sedang bersamaku .
waktu pun menunjukkan perannya, dy berjalan dan berlari cepat meninggalkan semua, dan kita kembali dalam satu waktu . dimana kita saat itu berdiri masing-masing dan berjalan sendiri, ingin rasanya aq yg berganti berlari meninggalkan sang waktu . namun aq tak mampu, tak berdaya, masih seperti dahulu lemah akan mu .
dan ternyata aq kembali lagi mengulangnya, tapi .....
....... sekarang pada kenyataannya aq kembali terjatuh dan itu cukup, aq ga akan lari tapi aq akan melawan untuk kebahagiaanku .
kamu, dia dan aq tak saling mengenal pada dasarnya, dan skarang hanya sepotong kisah dr rangkaian hidupku .
sungguh kau itu baik bagi mereka yg mengenalmu tp terlalu jahat bagiku, karena aq slalu berada disisimu dan kau .........
pernah ku meninggalkanmu seketika di saat ku mulai jenuh denganmu, pergi bersama yg lain, namun bukan itu maksudku . aq hanya ingin kau tahu bagaimana rasanya ditinggalkan, karena biasanya kita akan menghargai disaat kita kehilangan .
namun aq salah, kamu ga pernah ngerti, kamu malah membalasku dg pergi menjauh bersama yg lain dihadapanku . dan sempat pula kamu menyangsikan rasa kepercayaanmu terhadapku . apa aq orang yg tampak seperti itu dihadapanmu . sungguh apa kau tahu ingin rasanya menetesken air mata ketika itu, namun ga penting .... ternyata kamu bukan pria baik yg ku cari . dulunya hanya karena aq sedikit tahu tentangmu dan pernah melihatmu meneteskan air mata dihadapanku, aq bepikir kamu berbeda . saat itu aq berhenti, ya berhenti untuk semua yg menyangkut tentang hati, untukmu ataupun untuknya yg sedang bersamaku .
waktu pun menunjukkan perannya, dy berjalan dan berlari cepat meninggalkan semua, dan kita kembali dalam satu waktu . dimana kita saat itu berdiri masing-masing dan berjalan sendiri, ingin rasanya aq yg berganti berlari meninggalkan sang waktu . namun aq tak mampu, tak berdaya, masih seperti dahulu lemah akan mu .
dan ternyata aq kembali lagi mengulangnya, tapi .....
....... sekarang pada kenyataannya aq kembali terjatuh dan itu cukup, aq ga akan lari tapi aq akan melawan untuk kebahagiaanku .
kamu, dia dan aq tak saling mengenal pada dasarnya, dan skarang hanya sepotong kisah dr rangkaian hidupku .
NB : aq berhenti bertanya, bukan karena aq telah menemukan jawabannya, tp karena aq menghentikan pertanyaanku
Dari : seorang wanita
Untuk : seorang pria
Alamat : jalan kenangan
Langganan:
Postingan (Atom)



