Rabu, 07 Desember 2011

buang sampah .. part 3

***
yang paling tak kuinginkan adalah melihat tangis kesedihan dari mama
yang paling tak kusukai adalah melihat raut wajah sedih dari papa
dan yang paling kuinginkan adalah selalu dapat membuat kalian bahagia
serta dapat selalu bangga dan tersenyum di sepanjang hidup kalian
***

ini sebuah cerita yg aku sendiri tak sanggup untuk memulai menceritakannya. mungkin daripada ku bagikan lebih baik ku taruh kotak lalu ku kemas dan kuhanyutkan dalam aliran waktu.

dan akhirnya aku memilih cara tersebut.

maaf ...
hanya itu yang bisa ku katakan saat ini.

pastinya aku tetap akan meninggalkan sesuatu untuk kalian nikmati. yach pengakhirannya saja. mungkin biasa disebut "summary" atau kesimpulan akhir.

***
hidup ini bukan untuk mengikuti hawa nafsu dan emosi, tapi hidup tak dapat disebut hidup jika tanpa keduanya. mencintai dan dicintai adalah sebuah anugrah yg dimiliki oleh manusia. namun cinta tak pernah dapat dipaksakan.

entah apa sebenarnya yg ingin ku bagikan. terlalu banyak hingga semua meronta-ronta ingin berebut keluar.

sudahlah. bagiku sudah cukup lega berbagi beberapa bait dengan kalian. walau ujung-ujungnya ga ada yg ngerti dengan tulisan ini.

NOTE:
bahagiakanlan kedua orang tuamu, karena nantinya anak-anakmu akan melakukan hal yg serupa terhadapmu.

Jumat, 25 November 2011

^ aQ dan Malam ^



Malam begitu malam saat aq terlarut dlm kelam ..
Menarikku jauh dlm kepedihan tak tertahankan ..
Malam ini malam yg sangat temaram ..
Membisikiku dlm kepiluan mendalam ..

Aq sepi sendiri dalam malam ..
Aq tak suka dan ku diam ..
Inginku sang malam pergi dalam kelam ..
Pergi jauh karena aq benci sendiri ..

Otakku pun tak dapat menalar dikala malam ..
Rontok rapuh jatuh terkapar ..
Malam senang melahapku saat lapar ..
Membuatku hilang dalam hingar bingar ..

Saat ini kurasa malam semakin panjang ..
Menertawakanku tat kala bimbang ..
Lupakan saja tawaku riang ..
Bawalah tidur dan ku menang ..

Dan ini lah sang malam ..

*saat aq dan kamu menjadi ...*



dewasa ku bukan tolak ukur untuk kau menjadi dewasa .
aq dengan caraku dan kamu dengan caramu .
dan kita akan mekar dengan cara kita masing-masing .
tanpa pedulikan itu salah atau benar menurut orang lain .

dewasa ...
ya itu sebuah kata berjuta makna .
dewasa ...

dewasa ku atau dewasa mu bukan sebuah hal penting untuk dipamerkan .
tapi untuk membuat hidupmu lebih baik .

bukan pula untuk kau umbar pada sang masalah .
tapi justru untuk menghadapi si masalah .

dan kau tak pernah sadar .
bahwa kau dan aku sudah dewasa .
bukan saatnya untuk masih berteman dengan si baku hantam .
namun kini mulailah bersahabat dengan si arif nan bijak .

aq dan kamu .
sangatlah berbeda .
namun kita punya satu tujuan .

menjadi dewasa .